Sejarah Mie Ongklok Wonosobo dan Proses Pembuatannya

sejarah mie ongklok wonosobo
Photo: putrinyanormal.com

Sejarah Mie Ongklok Wonosobo dan Proses Pembuatannya

Sudah ke Wonosobo tapi belum mencoba mie ongklok? Sayang sekali, padahal rasa dari mie yang diolah dengan kuah kental khasnya ini begitu lezat dan nikmat. Dengan berbagai bumbu dan campuran bahan lain mampu membuat mie ongklok ini menjadi salah satu makanan khas kebanggaan warga Wonosobo.

Menurut cerita masyrakat sekitar, sejarah mie ongklok berasal dari pencipta resep makanan lezat ini yang bernama Pak Muhadi. Yaitu seorang juru masak sebuah warung makan bakmi. Konon, Pak Muhadi menciptakan resep mie ongklok ini secara tidak sengaja, dimana pada saat itu pak Muhadi tidak lagi bekerja di warung bakmi.
Kemudian beliau memutuskan untuk mandiri dengan cara berjualan mi secara keliling. Namun tak puas dengan mi buatannya, kemudian Pak Muhadi mencoba mengolah mie dengan cara yang berbeda.

Dengan potensi alam yang ada dan proses percobaan yang berkali-kali, akhirnya Pak Muhadi berhasil menciptakan resep mie ongklok yang melegenda hingga saat ini.

Lalu bagaimana sih sebenarnya proses pembuatannya? Berikut ini resep mie ongklok khas Wonosobo.
A. Bahan
• 300 gram mi basah
• 10 kucai, iris halus
• 750 ml kaldu daging
• 3 sendok makan tepung kanji
• 3 sendok makan kecap manis
• 2 sendok makan minyak untuk menumis,
• Ebi secukupnya

B. Bumbu halus
• 2 siung bawang putih
• ¼ sendok teh merica
• ½ sendok teh garam halus

C. Cara pembuatan
• Pertama panaskan minyak goreng kemudian tumis bumbu halus yang telah disiapkan tadi.
• Tunggu hingga harum kemudian masukkan kaldu daging. Tambahkan pula ebi dan tepung kanji yang sebelumnya telah dilarutkan pada air. Aduk hingga kuah tersebut mengental lalu angkat.
• Sembari menunggu kuah mi ongklok kental, siapkan air panas untuk merebus mie dan kucai. Nah setelah air medidih kemudian masukkan mie, kol dan kucai dalam saringan lalu rebus hingga matang.
• Tuangkan rebusan mie kucai dan irisan kol ke dalam mangkuk.
• Selanjutnya siramkan kuah mie ongklok yang telah anda buat sebelumnya.
• Untuk menamah cita rasa anda bisa menaburkan irisan bawang goreng dan sedikit kecap manis.
• Tambahan sate ayam atau kambing pun akan menjadi lauk pelengkap yang membuat saiian ini sempurna.

Dengan panduan proses pembuatan mie ongklok di atas, saat ini anda bisa mencoba membuat sendiri di rumah. Nah selain mie ongklok, kota dingin Wonosobo juga memiliki satu lagi makanan khas yang biasanya dikemas dalam bentuk sirup atau minuman segar, yaitu carica.

Berbagai produk olahan carica ini bisa anda nikmati dari salah satu produsen carica terbaik yaitu Carica Gemilang. Dimana produk yang dihasilkan tak hanya lengkap, namun juga memiliki kualitas terbaik. Mulai dari bahan dasar, bahan campuran hingga pengolahannya yang sudah terjamin kualitas serta kehigienisannya. Lalu untuk harga? Untuk harga sendiri Carica Gemilang memberikan patokan harga yang cukup ekonomis sehingga cocok untuk anda yang ingin mencari oleh-oleh khas Wonosobo untuk sanak saudara di rumah.

This Post Has 2 Comments

  1. Rudy Sumarto

    maaf ya klo komentar saua agak kontra dengan artikel di atas,
    sejarah mie ongklok wonosobo dari sisi orang tionghua wonosobo adalah pertama kali pencipta mie ongklok wonosobo adalah orang cina bernama peng an sambil berdagang daging babi, sebetulnya nie lo dalam bahasa mandarin, kenapa dinama mie lo karena kuar kentalnya bernama lo terbuat dari lemak babi dan sedikit ebi, orang wonosobo dulu sekitar tahun 1975an bah peng an membuat mi ongklok dari lemak ayam atau lemak sapi dikarenakan bah peng ang memperistri orang jawa asli wonosobo biasa orang bilang nini peng ang, dari hasil pernikahan babah dan nini peng ang punya anak 3,dari ketiga anak tersebut salah satunya yg bernama basir meneruskan perdagangan mie ongklok, dan samapi sekarang yg meneruskan anak dari basir kabarnya, jadi klo sejarah mie ongklok yg benar adalah dari komentrar saya ini , maaf klo saya kontra dengan artikel di atas, pak muhadi, mie ongklok longkrang, dan mie ongklok yg lainnya minta resep salinan dari anaknya babah nini peng ang (basir), dan juga dikembangkan oleh orang tionghua sunda dengan nama mie kocok cuma bedanya mie kocok pakai toge penganti kol atau kobis dengan kuah encer, sekitar tahun 1980an babah peng ang meninggal setelah itu disusul nini peng an

    1. billy

      bener sekali ini… bahkan klu gak salah dulu sekali keluarganya bah peng an pernah dapat penghargaan dr pemerintah jg. tp sekarang memang ada pengubahan sejarah secara terencana untuk kepentingan marketinya warung pak muhadi

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.